Tips-mengatasi-mengompol
Tuesday, 3 March 2015

12 Tips Mengatasi Kebiasaan Mengompol Pada Anak

Yuke Veliyanti, S.Psi

Pada sebagian anak yang mengompol, orang tuanya mengeluhkan anak mereka kalau tidur sangat sulit untuk dibangunkan. Ini merupakan salah satu ciri khas pada anak-anak yang mengalami gangguan mengompol, berikut ini adalah 12 tips mengatasi kebiasaan mengompol pada anak

  1. Jelaskan kepada anak bahwa bunda tidak marah kepadanya karena ia mengompol. Bunda justru ingin membantunya mengatasi kebiasaan mengompolnya tersebut. Selain usia anak yang semakin besar, ingatkan juga pada anak bahwa mengompol akan menyebabkan anak merasa tidak nyaman karena baju, celana, kaki dan tempat tidurnya basah.
  2. Untuk memudahkan penjelasan kepada anak mengenai pentingnya tidak selalu tergantung kepada popok, Bunda bisa mencari video di internet atau membeli buku yang memiliki gambar-gambar menarik menjelaskan cara yang dapat membantu mereka mengontrol kandung kemihnya dan mampu pergi ke toilet sendiri jika butuh buang air kecil.
  3. Sebaiknya untuk mencegah anak mengompol adalah dengan melakukan beberapa latihan pada beberapa malam dulu. Cek popok anak setiap pagi hari untuk melihat apakah anak bisa menjaga popoknya untuk tetap kering sepanjang malam atau tidak. Usahakan sesegera mungkin setelah anak bangun dari tidurnya. Dengan begitu jika memang popoknya basah, maka bunda akan bisa melihat apakah pembasahan popok terjadi di malam hari atau pagi hari.
  4. Jika setelah beberapa latihan saat malam hari anak selalu bisa menjaga popoknya untuk kering sampai pagi hari, maka itu berarti anak sudah siap untuk tidur dengan celana dalamya.
  5. Bila dalam beberapa hari latihan anak tetap saja mengompol, mungkin memang anak belum siap untuk menjaga celananya tetap kering saat malam hari. Bunda bisa mengulangi latihan ini beberapa bulan kemudian. Tidak memaksa anak dan menunggu saat yang tepat adalah yang terbaik.
  6. Dalam masa latihan mungkin bunda bisa memberikan pull-up diaper kepada anak yakni popok yang berbentuk seperti celana dalam anak.
  7. Biasakan mengajarkan anak untuk mandiri pergi ke toilet sendiri tanpa dibantu oleh orang tu) dan pengasuhnya dalam hal melepaskan dan mengenakan pakaian.
  8. Ajarkan anak untuk berani menyampaikan keinginan kepada gurunya ketika ingin menggunakan toilet di sekolah.’
  9. Jangan pernah mempermalukan anak dengan memberitahukan kebiasaan mengompolnya tersebut di depan orang lain.
  10. Batasi jumlah cairan yang diminum anak saat malam hari, terutama 1 – 2 jam sebelum tidur.
  11. Ajak anak ke toilet dan buang air kecil beberapa saat sebelum waktu tidur. Buang air kecil sebelum tidur dapat dilakukan sebagai kegiatan rutin yang dilakukan anak sebelum beranjak tidur selain mandi, gosok gigi dan dibacakan cerita oleh ayah atau ibu.
  12. Saat anak sudah tertidur, Anda bisa membangunkannya untuk pergi ke toilet pada jam tertentu atau sebelum akhirnya Anda beranjak untuk tidur juga. Bantu anak untuk membuka celananya dan perintahkan anak untuk buang air kecil. Setelah anak buang air kecil, Anda bisa membawa anak kembali ke kamar tidurnya untuk melanjutkan tidurnya.